Gerbang utama bertanda Kuta Point menuju Kuta Night Market Lombok
SKYE ARCHITECT / PROJECTKuta, Lombok · Pasar kuliner malam

Kuta, Lombok · Pasar kuliner malam

KUTA NIGHTMARKET

LOMBOK · 2026
Gulir untuk menjelajah
SKYE / 01 — 11

Sebuah plaza untuk bertemu setelah matahari terbenam

Kuta Night Market dibayangkan sebagai rangkaian pengalaman bersantap terbuka di Kuta, Lombok. Dari gerbang beratap, pengunjung bergerak menuju plaza makan yang dikelilingi deret kios dan paviliun. Kanopi, ritme kolom, cahaya hangat, dan pohon tropis menyatukan suasana pasar malam pada skala yang akrab bagi pejalan kaki. Visualisasi ini menyampaikan arah desain konseptual; detail teknis dan spesifikasi akhir dikembangkan pada tahap berikutnya.

01 / 11 · Cerita ruang

Gerbang sebagai awal pengalaman

Kanopi bertuliskan Kuta Point membingkai pandangan pertama menuju deret kios bercahaya. Jalur masuk yang lapang dan bidang tanam di kedua sisi membentuk transisi dari jalan menuju suasana pasar kuliner malam di Kuta Lombok.

Cerita ruang02 — 07 / 11
Plaza makan terbuka dengan deret kios dan pohon palem Kuta Night Market
02 / 11 — KUTA NIGHT MARKET
02 / 11 · Cerita ruang

Plaza makan sebagai ruang bersama

Perspektif dari tengah plaza memperlihatkan meja-meja di bawah pohon palem, dengan deret kios pada kedua sisi. Susunan terbuka ini membuat aktivitas memilih makanan dan berkumpul tetap saling terlihat.

Perspektif plaza Kuta Night Market dengan tempat duduk dan jalur pedestrian
03 / 11 — KUTA NIGHT MARKET
03 / 11 · Cerita ruang

Sirkulasi yang memberi tempat untuk berhenti

Jalur pejalan kaki melintas di antara kelompok meja dan planter tropis. Perpaduan ruang bergerak dan ruang duduk membuat plaza terasa aktif tanpa kehilangan keterbacaan arah.

Deret kios dan kanopi pada sisi plaza kuliner Kuta Night Market
04 / 11 — KUTA NIGHT MARKET
04 / 11 · Cerita ruang

Ritme kios yang mengikat plaza

Kios beratap panjang di sisi plaza membentuk tepian aktif untuk pengalaman bersantap. Ulangan kolom, bukaan layanan, dan lampu gantung memberi skala yang konsisten sepanjang jalur.

Ruang duduk terbuka dengan kios bercahaya hangat di Kuta Night Market
05 / 11 — KUTA NIGHT MARKET
05 / 11 · Cerita ruang

Makan malam di bawah kanopi dan palem

Meja komunal dan pohon peneduh menjadi pusat komposisi, sementara kios membingkai sisi luarnya. Cahaya senja dan lampu hangat menghadirkan suasana yang tetap terbaca saat aktivitas berlanjut ke malam.

Jalur pedestrian bertekstur di antara deret kios kuliner Kuta Night Market
06 / 11 — KUTA NIGHT MARKET
06 / 11 · Cerita ruang

Lantai dan cahaya sebagai penunjuk arah

Perspektif di sepanjang kios menunjukkan perubahan tekstur lantai, pijakan, serta garis cahaya di bawah kanopi. Elemen sederhana itu memperjelas jalur pengunjung dan mengikat ruang makan dengan area layanan.

Area bersantai di rumput dengan layar tayang terbuka di Kuta Night Market
07 / 11 — KUTA NIGHT MARKET
07 / 11 · Cerita ruang

Ruang santai di sisi plaza

Area rumput dengan tempat duduk informal dan layar tayang terbuka menawarkan cara lain menikmati pasar malam. Pohon dan paviliun di belakangnya menjaga keterhubungan visual dengan deret kuliner.

SKYE ARCHITECT / KUTA, LOMBOK

Dari gerbang hingga meja makan, tiap langkah adalah bagian dari pengalaman pasar malam.

08 / 11 · Cerita ruang

Paviliun sebagai penanda di tengah pasar

Atap tinggi pada paviliun muncul sebagai titik orientasi di antara bangunan kios yang lebih rendah. Jalur beratap dan ruang duduk di tepinya membentuk lapisan ruang terbuka dan teduh.

Paviliun sentral dalam susunan plaza dan kios Kuta Night Market
09 / 11 · Cerita ruang

Satu komposisi, banyak pilihan tempat duduk

Dari arah plaza, paviliun sentral, meja-meja terbuka, dan kedua deret kios tampak bekerja sebagai satu kesatuan. Pengunjung dapat memilih duduk di pusat keramaian atau di tepian yang lebih terlindung.

Area kedatangan dengan kanopi dan deret kios Kuta Night Market
10 / 11 · Cerita ruang

Kedatangan yang tetap hidup pada malam hari

Sudut masuk lainnya menunjukkan kanopi, jalur pijakan, taman, dan meja di sepanjang tepi bangunan. Pencahayaan berlapis membantu gerbang tetap mudah dikenali sekaligus mengundang orang menuju kios.

Panduan desain / SKYE ARCHITECT
11 / 11 · Cerita ruang

Panduan suasana dan material

Lembar konsep merangkum gagasan tropical dining courtyard: suasana bersantap di bawah pohon, rangka bernuansa kayu, lampu gantung, alas bertekstur, dan kelompok tanaman. Ini menjadi panduan visual bagi pengembangan desain, bukan spesifikasi konstruksi final.

Lembar panduan desain Tropical Dining Courtyard dengan palet material dan lanskap untuk Kuta Night Market
Palet material

Visual konsep memperlihatkan rangka dan plafon bernuansa kayu, alas plaza bertekstur, meja-kursi kayu, bidang tanaman, serta pencahayaan gantung dan aksen lampu hangat. Spesifikasi akhir material dan sistem konstruksi perlu dikonfirmasi pada tahap pengembangan desain.

Respons tapak

Plaza terbuka menjadi pusat orientasi, sementara kios di tepinya menjaga hubungan langsung antara aktivitas memasak, memilih makanan, dan duduk bersama. Naungan kanopi, sirkulasi yang lebar, dan vegetasi tropis membantu membangun pengalaman ruang luar yang nyaman untuk iklim Kuta Lombok.

SKYE ARCHITECT · KUTA LOMBOK

Dari gerbang hingga meja makan, tiap langkah adalah bagian dari pengalaman pasar malam.

Diskusikan proyek komersial AndaJelajahi proyek lain