Gedung publik · Hall multifungsi · Desain sayembara · Selong, Lombok Timur · —
GEDUNG WANITA SELONG LOMBOK TIMUR
Project overview
Gedung Wanita Selong dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang menghidupkan kembali semangat berugak Lombok—ruang komunal yang terbuka, inklusif, dan menyatukan masyarakat. Bentuk atap dinamis yang mengalir membingkai hall bentang lebar, sementara lapisan fasad bermotif Songket Sasak menerjemahkan identitas lokal ke dalam bahasa arsitektur kontemporer. Bangunan diproyeksikan sebagai ikon baru Selong yang mampu menampung kegiatan sosial, budaya, pendidikan, olahraga, pertemuan komunitas, dan perayaan.
Kompilasi visual proyek ini memperlihatkan hubungan arsitektur dengan lanskap, suasana interior, material, serta pengalaman ruang secara menyeluruh.
Lokasi
Selong, Lombok Timur
Jenis bangunan
Gedung publik · Hall multifungsi · Desain sayembara
Tahun desain
—
Konsep desain
Gedung Wanita Selong dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang menghidupkan kembali semangat berugak Lombok—ruang komunal yang terbuka, inklusif, dan menyatukan masyarakat. Bentuk atap dinamis yang mengalir membingkai hall bentang lebar, sementara lapisan fasad bermotif Songket Sasak menerjemahkan identitas lokal ke dalam bahasa arsitektur kontemporer. Bangunan diproyeksikan sebagai ikon baru Selong yang mampu menampung kegiatan sosial, budaya, pendidikan, olahraga, pertemuan komunitas, dan perayaan.
Material utama
Pondasi footplate dan bore pile, struktur utama kolom baja, sistem atap zincalume dengan space frame, kaca low-E, panel ACP dan aluminium CNC bermotif Songket Sasak, beton ekspos pada kanopi dan kolom, serta elemen lanskap dan air mancur.
Respons terhadap tapak
Bangunan satu lantai dengan hall tinggi dan bentang lebar dibentuk agar mudah beradaptasi terhadap beragam skenario acara. Overhang besar, selubung fasad berlapis, bukaan kaca, dan orientasi massa membantu mengendalikan panas, silau, dan angin sekaligus membawa pencahayaan alami ke ruang dalam. Plaza terangkat dan area kedatangan menghubungkan bangunan dengan Taman Kota Selong serta membentuk ruang publik transisi yang mudah diakses.
Layanan Skye Architect
Konsep arsitektur sayembara, pengembangan bentuk dan identitas lokal, desain hall multifungsi dan lobby, studi struktur bentang lebar, pengembangan fasad motif Songket, desain interior acara, visualisasi 3D, serta penyusunan materi presentasi kompetisi.
01 / 11Fasad dibentuk melalui keseimbangan bidang masif dan transparan, overhang peneduh, tekstur material, serta vegetasi berlapis. Pendekatan ini memberi identitas arsitektur yang kuat sekaligus merespons panas, silau, hujan, dan kebutuhan privasi pada iklim tropis.02 / 11Fasad dibentuk melalui keseimbangan bidang masif dan transparan, overhang peneduh, tekstur material, serta vegetasi berlapis. Pendekatan ini memberi identitas arsitektur yang kuat sekaligus merespons panas, silau, hujan, dan kebutuhan privasi pada iklim tropis.03 / 11Fasad dibentuk melalui keseimbangan bidang masif dan transparan, overhang peneduh, tekstur material, serta vegetasi berlapis. Pendekatan ini memberi identitas arsitektur yang kuat sekaligus merespons panas, silau, hujan, dan kebutuhan privasi pada iklim tropis.04 / 11Area kedatangan dirancang sebagai transisi yang tenang antara ruang luar dan interior. Material bertekstur, pencahayaan hangat, jalur yang intuitif, dan lanskap tropis membangun kesan pertama sekaligus mengarahkan pengguna menuju pintu masuk secara alami.05 / 11Ruang komunal disusun terbuka agar percakapan, cahaya alami, dan pandangan menuju taman dapat mengalir tanpa terputus. Furnitur berproporsi rendah, palet material hangat, serta pencahayaan ambient menjaga interior terasa lapang, akrab, dan nyaman sepanjang hari.06 / 11Ruang komunal disusun terbuka agar percakapan, cahaya alami, dan pandangan menuju taman dapat mengalir tanpa terputus. Furnitur berproporsi rendah, palet material hangat, serta pencahayaan ambient menjaga interior terasa lapang, akrab, dan nyaman sepanjang hari.07 / 11Perspektif ini merekam hubungan antara proporsi ruang, pilihan material, pencahayaan, dan elemen alam. Setiap lapisan dirancang untuk memperkuat fungsi sekaligus menghadirkan pengalaman arsitektur yang nyaman, kontekstual, dan memiliki karakter visual yang konsisten.08 / 11Fasad dibentuk melalui keseimbangan bidang masif dan transparan, overhang peneduh, tekstur material, serta vegetasi berlapis. Pendekatan ini memberi identitas arsitektur yang kuat sekaligus merespons panas, silau, hujan, dan kebutuhan privasi pada iklim tropis.09 / 11Fasad dibentuk melalui keseimbangan bidang masif dan transparan, overhang peneduh, tekstur material, serta vegetasi berlapis. Pendekatan ini memberi identitas arsitektur yang kuat sekaligus merespons panas, silau, hujan, dan kebutuhan privasi pada iklim tropis.10 / 11Perspektif ini merekam hubungan antara proporsi ruang, pilihan material, pencahayaan, dan elemen alam. Setiap lapisan dirancang untuk memperkuat fungsi sekaligus menghadirkan pengalaman arsitektur yang nyaman, kontekstual, dan memiliki karakter visual yang konsisten.11 / 11Perspektif ini merekam hubungan antara proporsi ruang, pilihan material, pencahayaan, dan elemen alam. Setiap lapisan dirancang untuk memperkuat fungsi sekaligus menghadirkan pengalaman arsitektur yang nyaman, kontekstual, dan memiliki karakter visual yang konsisten.